Friday, January 6, 2012

Ingin Bayi Tabung tak Perlu Jauh ke Singapura

Bagi pasangan yang berencana menjalani program bayi tabung, Anda tak perlu lagi jauh mencari klinik di Singapura atau ke negara lain. Di Indonesia, kini telah banyak tersedia klinik atau rumah sakit yang melayani program bayi tabung dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
"Saat ini, sudah ada 11 Rumah Sakit di kota-kota besar Indonesia yang menyediakan program bayi tabung dengan jumlah siklus setiap tahun mencapai sekitar 500 siklus. Berdasarkan data 2007, tingkat keberhasilannya pun hampir merata pada setiap IVF (In-Vitro Fertilization) Centre di Indonesia. Untuk kehamilan yang berjalan (ongoing pregnancy) sekitar 25 hingga 40 persen, sedangkan yang kehamilan klinis (clinical pregnancies) 30-42 persen," ungkap Dr. R Muharam, SpOG, (K), dari divisi Imunoendokrinologi Reproduksi Departemen Obstetri & Ginekologi FKUI - RSCM di Jakarta .

Di Jakarta sendiri, lanjut Muharam, layanan program bayi tabung dapat diperoleh di sejumlah tempat seperti Klinik Yasmin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, RS Harapan Kita, RS Bunda, RS Family, RS Gading Pluit. Klinik bayi tabung juga tersebar di beberapa kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Surabaya Semarang dan Bali.

Mengenai kualitas, layanan klinik bayi tabung di Indonesia sebenarnya tak kalah jauh dibanding negara tetangga. Salah satu yang dapat dibandingkan dalam hal kualitas adalah Klinik Yasmin Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Klinik ini merupakan pusat layanan terpadu Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas yang sudah berdiri sejak 2004. Sekarang, klinik ini telah mulai menawarkan banyak kemudahan kepada para pasien, baik dari segi akses maupun layanan terpadu.

"Di luar negeri tentunya sudah sangat ideal. Tapi di kita pun sudah mulai mengarah ke sana. Di klinik Yasmin RSCM misalnya, kami sudah membuka website untuk kemudahan akses informasi. Selain itu, tersedia one stop service atau layanan terpadu di mana klinik melibatkan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu. Dari sisi peralatan pun, klinik kami punya alat canggih berkat bantuan dari pemerintah," terang dr Andon Hestiantoro, SpOG(K), Kepala Klinik Yasmin RSCM.

Peralatan canggih yang dimiliki klinik Yasmin antara lain ultrasonografi 3 dimensi dan Doppler untuk mengukur aliran darah di ovarium dan uterus. pemeriksaan implantasi di edometrium, pemeriksaan genetika dan imunologi reproduksi serta tindakan preservasi fertilitas termasuk simpan beku sel telur, sperma dan indung telur.

Kelebihan lain yang dimiliki Klinik Yasmin RSCM, adalah group management. Artinya, tata laksana pasien tidak lagi dilakukan secara sendiri-sendiri oleh masing-masing dokter, tetapi melibatkan seluruh dokter yang praktik. "Jadi tata laksananya bersifat grup atau kelompok. Masalah atau kasus seorrang pasien didiskusikan oleh seluruh dokter dua kali setiap seminggu," ujar dr Andon.

Satu hal lagi yang menjadi kelebihan di klinik Yasmin RSCM, metoda pengobatan berdasarkan hasil riset dan penelitian (based research medicine). "Kami menggunakan hasil penelitian, baik yang dilakukan oleh kami atau pun kolega di luar negeri sebagai dasar. Dari riset, kami bisa mengetahui apa yang terbaik buat pasien. Penelitian yang ada, kami terapkan untuk pengobatan pasien, " terangnya.

Klinik ini juga menyisihkan sedikit dari dana penelitian untuk mensubsidi silang bagi para pasien yang secara finansial kurang mampu. Dari sisi harga layanan pun, klinik ini cukup bersaing dan relatif lebih murah dibanding klinik atau rumah sakit swasta. "Salah satu tujuan pengembangan klinik kami adalah supaya masyarakat mendapatkan pelayanan dengan harga yang cukup terjangkau," tandas dr. Andon.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment